Yang suka bakso merapat yuk, ku mau info penting nih ada Bakso Djando lho sekarang di Bandung namanya Bakso Djando Guntursari berada di Jalan Kh. Ahmad Dahlan no 56 Buah Batu Bandung. Tanggal 2 Agustus kemqrin kemarin baru soft opening acaranya seru bangeut nih liat di medsosnya. Bakso Djando ini pemiliknya bapa Hendrik dan Ibu Linda. Sebelum menyantap hidangan para blogger berbincang sedikit beberapa topik.
Beberapa blogger pun mengajukan pertanyaan salah satunya mengenai resource bahan yang dipakai untuk bakso , dan langsung dijawab tuh asik bangeut. Berdasarkan infonya untuk pemasok daging sapi di spill tuh dari Java. Pengolahan tetap dilakukan oleh sendiri. Mulai dari racikan bakso , sampai kuah nya. Paling interestnya tuh pas jelasin kuah bakso itu ternyata tulang sumsum yang di lembutkan jadi wangiiiii , kalau tidak percaya nanti mampir kesini ya. Temen-temen bisa lihat penyajian bakso yang punya konsep open Kitchen.
Menu di Bakso Djando Guntusari terbilang komplit, jadi bisa dipilih- pilih sesuai selera. Mungkin ad yang suka yamin asin , yamin manis, mie bakso campur, mie bakso super komplit dan masih banyakk. Dibawah bocoran menu yang ada di Bakso Djanto Guntursari
Bakso : ( Mie Bakso Halus , Mie Bakso Cincang , Mie Bakso urat , Mie Spesial bakso )
Yamin Bakso : ( Yamin Bakso Halus, Yamin Bakso Cincang , Yamin Bakso Urat , Yamin Special Bakso )
Yamin : ( Yamin Original , Yamin Bakso Ceker , Yamin bakso Babat , Yamin Komplit )
Bakso Toping ( Mie Bakso Cincang Tulang Muda, Mie Bakso Cincang Tetelan Sapi , Mmie Bakso Cincang Sspecial Toping, Mie Bakso Urat Tulang Muda , Mie Bakso Urat Tetelaan Sapi , Mie Bakso Uratt Special Ttoping )
Yamin Bakso Toping : Yamin Bakso Cincang Tulang Muda , Yamin Bakso Cincang Tetelan Sapi , Yamin Bakso Cincang Special Toping, Yamin Bakso Urat Tulang Muda , Yamin Bakso Urat Tetelan Sapi , Yamin Bakso Urat Special Toping,
Minuman : Teh Tawar, Teh Manis, Lemonn Tea, Lychee Tea Ice , Chocomilk Ice, Matcha Ice , Berry Lemonade, Ssoda Gembira, Mineral Waater
Extra Topping : Djando , Tetelan Saapi, Ceker Ayam, Babat, Tulang Muda
Othe Menu : Dimsum , Sosis
Frozen : Bakso Halus , dan Sosis
For your informattionn kalau temen-temen jajan bakso disini bakalann ngerasain sensasi makan bakso yang 90% nya daging sapi. Jadi enak bangeut ke baksonya, diolah sedemikian rupa hingga rasa bakso nyaa jadi khas bangeut. Belum lagi topping yang menjadi ciri khas disini yaitu Djando. Taulah ya kaalau makanan aada toping djando so pasti jadi gurih nikmat . Menurut pemilik Bakso Djando Guntursari ini sebelum launching itu ada experiment dulu tentunya dan ini makan waktu yang cukup lama. Satu tahun experimen ini akhirnya membuahkan hasil bahwa produk bakso dan konttingenn lainnya akan mempunyai cita rasa yang berbeda, entah itu baksonya, sosis , dimsum, dan mie nya.

Review jujur dari aku baksonya itu enak , kenyal , rasa nya itu enggak too much. Kemarin aku pesen Yamin ( yang manis ) Bakso Cincang Tetelan Sapi. Beuh ini udah ukuran bikin kenyang perut . Kuah nya itu udah plus jando nya dong hmm mancap. Makan bakso nya plus pangsit goreng dan minuman soda gembira. Temen- temen yang lain pilih menu yang beda biar sharing review dan almost reviewnya high five dan memang enak semuanya. Akan jadi Bakso Djando satu-satunya di Bandung nieh sepertinya.
Aku salfok ke namanya: Djando. Tadinya mikir ini pelesetan dari Janda. Eh tapi begitu googling banyak resto bakso yang pake embel-embel djando di namanya. Walau aku belum nemu arti sebenarnya dari kata itu apa (yang di tulisan ini malah disebut sebagai salah satu toping).
BalasHapusAku suka bakso. Tapi masih di bawah mie ayam haha. Untungnya warung bakso biasanya menyatu dengan mie ayam juga. Dan kalau jajan mie ayam biasanya langsung pesen yang mie ayam bakso. Ngeliat tampilan bakso djando guntursari ini jadi penasaran coba. Penge ngerasain bakso 90% daging tuh kayak gimana. Slruppp.
Gagal fokus juga nih dengan namanya Djando hihi.
BalasHapusLagi musim hujan begini kalau ngomongon bakso langsung ngiler. Apalagi bakso dengan 90% daging sapi, aku langsung kebayang itu rasanya. Nikmatnya. Tetapi kalau ditanya soal mana lebih suka Bakso dengan Yamin, aku lebih suka Yamin, perpaduan rasa manis dan pedes itu nikmat banget.
djando ini sama kayak jando kah mba maksudnya?? soalnya tadi gugling gak nemu djando kalo jando ada yang artinya lemak sapi jadi harusnya yang dimaksud sama lah yaaa hanya beda penulisannya hehe...
BalasHapusbakso ini paling enak kalo dimakan pas cuaca dingin ya mba duhhh langsung anget deh dibadan tuuu...aku kalo bakso sukanya pakai mie asin sie ya tapi gak usah banyak2 mie nya hanya pelengkap hehe
Waaaah ada djandooooooo.... Aku paling suka lhooo kalo bakso udah ada topping djandonyaaa. Dijamin bakal kuhabisin, kalau perlu kugrogotin itu hahahaha.
BalasHapusTapi sekilas memang ini mah lumayan bagus dan fancy ya mbak tempat baksonya. Penyajian / platingnya juga gak asal, berasa kayak beli bakso dari restoran yang di mall-mall gitu. Duh, langsung ngiler sayaa. mana pas ngetik disini juga pas lagi ujan gerimis pulak, hahahaha
Djando ini lemak sapi di bagian dada nya kan? Aku sukaaa banget tuh 🤣🤣. Walau udh tahan diri, ga boleh kebanyakan 🤭🤭🤭. Inget umur.
BalasHapusNtah kenapa kalau bakso dan mi di daerah Jawa Barat itu ENAAAAK banget. Jarang failed sih. Makanya tiap ke bandung pun biasanya yg aku cari bakso atau Yamin. Yg bakso djando ini blm cobain sih mba. Blm ada plan ke bandung. Tp kalau kesana, beneran pengen aku datangi. 😍😍😍
Sering lihat tempat ini kalau lewat Buahbatu, tapi karena aku nggak suka jando, jadi nggak kepikiran buat makan di sana. Kirain baksonya isi jando di dalamnya. di Malang banyak bakso yang isi gajih gini dan aku nggak suka. Eneg gitu hahaha...
BalasHapusTernyata bukan ya. Jandonya ada di kuahnya. Kalau ini sih sedap. Tinggal minta kuah tanpa jando aja. Apalagi itu tampilan mie yaminnya menggoda banget. Aku suka mie yamin yang mienya tipis gitu. Banyak yang ngaku mie yamin tapi mie nya tebel soalnya 😄
Akuu pecinta bakso kak. hehe. sesuka itu. Kalau nggak karena dompet yang sumbernya sungguh amat minim mungkin aku bisa makan bakso setiap hari. hehe.
BalasHapusAku suka semua makanan berbentuk Bakso. dan Bakso Djando ini ngingetin aku sama Bakso yang udah berdiri lama di Kotaku tinggal. Dia tipe yang gini juga, Nyapii gitu baksonya, selain itu ada Bakso ayamnya juga.. enaakkk,, duh pas banget dimakan pas musim lagi gini. nyeruput kuahnya hangat dan pedes (meskipun nggak suka pedes) tapi enakk banget. heheh
Btw, aku baru lihat ada Toko Bakso yang juga jual Frozen baksonya... yummmy...
Baksoooo.. teman makan saat hujan. Huaaa.. mana di Malang pas aku komen hujan deras, jasi pengen melipir ke bang bakso. 🤤🤤
BalasHapusEh tapi baru kali ini aku nemuin di Djando Bakso ada bakso frozen juga. Jarang² ada penjual atau kedai yang jual bakso frozen kayak gini. Padahal itu bisa jadi konsep bakso yang menarik, apalagi kalau baksonya juara. Para pendatang yang kangen Djando jadi bisa tetap menikmati dengan membeli bentuk frozennya.. 😍😍
Bareng sama temen makan bakso seperti ini pasti bahagia, apalagi bisa pada pesennya itu menu yang berbeda biar bisa saling icip juga.
BalasHapusSoalnya bervariasi pilihan menu baksonya. Kan sayang kalau gak nyobain semua hehe.
Siip dah Teh Nuy, bisa jadi rekomendasi jajan bakso yang asik nih
Saya langsung merapat nih. Mbak Nuy. Secara saya bakso lovers. Dan langsung ngiler dengan foto-foto baksonya. Dan kalau bakso dibuat sendiri dengan racikan bumbu sendiri untuk kuah dijamin mantul. Kalau ke Bandung, jangan sampai kelewatan mampir ke Bakso Jando Guntur sari nih.
BalasHapusEh, ada aku, hehe.
BalasHapusYang aku suka dari Bakso Guntursari ini adalah topping-nya yang beragam dan baksonya yang enak. Kuahnya tinggal dikuatin dikit lagi biar lebih nendang!
Tuh kan banyak yang bisa saya eksplor di Bandung
BalasHapusTak hanya spot cantik tapi juga kuliner
Kalau aku jadi main ke Bandung 2026 ini, aku juga bakal cerita
Siapa tahu ketemuan sama kak Nuy
Wah, bandung emang seru ya
BalasHapusNggak hanya punya banyak tempat wisata yang menarik, tetapi juga ada kuliner unik serperti bakso Djando ini
Saya pernah lihat di sosial media soal bakso ini yang memang tertarik untuk mencobanya tapi belum ada kesampaian waktunya. Baca di sini jadi lebih dari informasi dan makin tertarik untuk mencicipi bakso jando ini. Karena tampak kayak gini dan juga rasanya le
BalasHapusKalau di bandung itu baksonya semua jenis bakso Bandung nggak sih, mbak? Soalnya aku kalau beli bakso bandung itu beda sama bakso Jawa Timur pada umumnya dia ada Togenya
BalasHapusKalau soal bakso sama mie ayam adeuh udah deh bakalan seneng makannya, karena ini termasuk comfort food, cocok dinikmati kapan aja :D
BalasHapusSuka deh sama resto bakso yang dagingnya diolah sendiri sehingga memastikan kualitasnya juga terjamin ya dan aman dikonsumsi.
Trus tulang sumsum yang dilembutkan itu juga menarik mbak dijadikan kuah jadinya bikin rasa kuah berkali lipar nikmatnya ya. Jadi penasaran pengen nyicip juga kalau ada rezeki ke Bandung :D
Wah, Bandung emang nggak pernah kehabisan stok tempat makan bakso yang unik ya, sebagai bakso lover jujur jadi ngiler. Saya pun baru tahu ada teknik tulang sumsum yang dilembutkan buat jadi kuah, pantesan Teh Nuy bilang wangiiii banget. Apalagi klaim 90% daging sapi, ini sih bener-bener definisi bakso premium. Jadi penasaran pengen nyobain Yamin Manis plus topping Djandonya, pasti gurih-gurih mantap👍
BalasHapusnama baksonya unik, Djando, bener-bener bikin penasaran konsumen.
BalasHapusKalau baksonya aja full daging kayak gini, pastinya soal rasa dijamin gak gagal, alias enak beud ya mba
Meskipun bakso bukan makanan favorit aku, tapi kalau ada yang enak, ya tetep gass aja aku
Duh teh Nuy,,,,saya mah pokoknya yang namanya baso pastii sukaa,,apalagi ini terlihat sekali basonya menggoda selera banget. Kualitas bahannya juga tidak main-main. Next kalau saya ke Bandung lagi harus mampir ini sihh ke Bakso Djando. Betewe kenapa namanya Djando teh? saya taunya sate jando yang isinya lemak gaji semua. Naah kalau baso Djando nih gimana?
BalasHapus